Hari Olahraga Nasional - Batasan Bukan jadi Alasan
Tepat pada tanggal 9 September, Indonesia memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas). Pada tahun ini, Haornas memperingati yang ke-37. Haornas ditetapkan berdasarkan pada tanggal pembukaan PON ke-1 di Surakarta pada 9-12 September 1948, terbentuk akibat kegagalan atlet Indonesia untuk berlaga di kancah internasional.
PON ke-1 diresmikan oleh Presiden Soekarno pada 9 September 1948 kemudian 9 September ditetapkan sebagai Hari Olahraga Nasional oleh Presiden Indonesia ke-2 Soeharto. Haornas resmi diperingati pertama kali pada 9 September 1983 dan tahun ini untuk yang ke-37 dalam memperingati Haornas.
Tidak terasa kita masih berjalan beriringan dengan virus, hampir setahun, sisa 3 bulan lagi. Hal yang perlu digaris bawahi adalah “berjalan beriringan dengan virus” virus itu masih ada sampai sekarang, jangan sampai rasa kewaspadaan kita semakin berjalannya waktu semakin luput, harus selalu ditingkatkan kepeduliannya antar sesama dalam menghadapi pandemi ini.
Segala hal dibatasi selama masa pandemi, tidak lepas dari kompetisi olahraga atau aktivitas olahraga. Sekarang semuanya harus menyesuaikan protokol dan ada batasan-batasan yang harus diperhatikan. Diberi batasan bukan berarti menjadi alasan untuk tidak berolahraga, agar terhindar dari penyakit lainnya olahraga harus diterapkan walaupun hanya dilakukan di rumah.
Meskipun olahraga bertujuan untuk menyehatkan tubuh, namun di masa pandemi harus diperhatikan tingkat kebugaran dan resikonya. WHO menyarankan untuk olahraga yang ringan hingga sedang, olahraga ringan adalah salah satu opsi yang diberikan karena memiliki risiko yang rendah seperti, senam kesegaran jasmani, zumba, yoga dan lain-lain.
Walaupun sekarang kita mulai bisa menyaksikan kompetisi olahraga tetapi tidak bisa secara langsung, hal tersebut masih patut untuk disyukuri, mengingat masih ada usaha dari penyelenggara dalam membuat acara tetap berlangsung untuk menghibur kita semua walaupun harus mengorbankan hiruk pikuk suasana di stadion.
Dalam sepak bola, Sky Sports memberikan laporan yang mengenai, sepak bola bisa saja dimainkan dengan penonton di Musim depan [2020-2021]. Asalkan, protokol kesehatan sudah disusun sedemikian rupa sehingga meminimalisir penyebaran virus tersebut. Yang nantinya akan mewajibkan tes kesehatan secara digital yang menjadi syarat utama untuk memasuki area stadion. Walaupun masih wacana, karena mengingat butuh anggaran yang harus dikeluarkan untuk melakukan tes kesehatan.
Diluar dari masalah pandemi ini, semoga kedepannya apabila masih seperti ini, ada kebijakan dan langkah tegas atau dobrakan yang benar-benar signifikan sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat Indonesia mengenai majunya olahraga di Indonesia di masa Pandemi ini, lebih inovatif dan kolaboratif demi kemajuan olahraga Indonesia.
Selamat Hari Olahraga Nasional, Salam Olahraga, Maju terus segala Cabang Olahraga di Indonesia.


Komentar
Posting Komentar