Bioskop Vs Keadaan (All Around You – Covid-19)




“All Around You” buat kamu yang sering ataupun hobby menonton film di bioskop pasti sudah tidak asing dengan kalimat tersebut, karena sering terputar sebelum film berlangsung. Trailer tersebut dibuat oleh Dolby Digital yang merupakan teknologi untuk menghasilkan suara surround digital yang biasanya digunakan dalam pemrosesan dan pembentukan data audio untuk film-film bioskop atau film-film pada media kepingan seperti DVD.




Walaupun sekarang sudah banyak bioskop Indonesia yang menggunakan sistem suara kitar Dolby Atmos, dimana Dolby Atmos yang memiliki tujuan untuk menyebarkan suara dalam ruang tiga dimensi, yang akan menyesuaikan suara agar keluar dari pelantang suara yang semestinya sehingga jauh lebih jelas dari versi sebelumnya.



Mengingat kebijakan baru yang sudah ditetapkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi (Parekraf) DKI Jakarta mengizinkan tempat usaha bidang pariwisata kembali dibuka dalam masa perpanjangan PSBB transisi, salah satunya bioskop. Aturan yang tertuang dalam SK dengan nomor 140 Tahun 2020, tertulis bahwa pemutaran film di bioskop diperbolehkan beroperasi mulai 06 - 16 Juli 2020.

Hal tersebut langsung mendapatkan tanggapan dari Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mewakili seluruh pengusaha bioskop di Indonesia yang sepakat untuk membuka kembali operasional bioskop pada 29 Juli 2020. Tanggapan tersebut dilakukan karena ada beberapa point yang harus dipersikapkan sebelum membuka untuk publik, seperti :
  1.  Persiapan materi komunikasi dan sosialisasi penerapan Protokol Kenormalan Baru di lingkungan bioskop
  2.  Proses edukasi dan pelatihan internal terkait penerapan Protokol Kenormalan baru di lingkungan bioskop kepada seluruh karyawan yang akan bertugas.
  3.  Komunikasi kepada rumah-rumah produksi terkait kesiapan film serta materi promosi yang akan dilakukan setelah bioskop dapat kembali aktif beroperasi.
Melihat tindakan yang dilakukan oleh GPBSI menurut saya pribadi adalah langkah yang tepat untuk memulai kembali usaha, itu butuh perhitungan dalam kondisi yang seperti ini. Mungkin nanti kita akan lihat apakah akan ada perubahan seperti posisi duduk yang mengakibatkan pemuda pemudi yang berpacaran dan sering memanfaatkan fasilitas bioskop untuk bermesraan akan menjadi terhambat, atau bahkan sebaliknya? tetap mendapatkan celah-celah yang bisa manfaatkan.

Namun menurut Epidemiolog dari Universitas Griffith, Dicky Budiman menyatakan bahwa penularan virus corona Covid-19 di dalam ruangan sangat tinggi. Menurut Dicky protokol selanjutnya untuk bioskop adalah sistem pengaturan udara dan sirkulasi udara dalam kondisi yang baik, pembelian tiket secara daring dan posisi duduk pengujung juga diatur berjarak minimal 2 meter. Selain itu, pengelola bioskop wajib memiliki jeda waktu setidaknya setengah jam untuk melakukan desiffeksi dan memastikasi sirkulasi udara dalam dan luar setiap sebelum dan sesudah penayangan film.

Mengenai kabar pembukaan bioskop di tengah pandemi seperti ini memang sangat kontroversial yang dimana banyak pro dan kontranya, salah satunya seperti isi comment dalam cuitan akun @bicaraboxoffice




Ada yang khawatir karena di dalam ruangan selama berjam-jam dengan sirkulasi udara yang belum menjamin keamanan nya dan ada yang menyambut baik karena kangen dengan “all around you”, juga mengatakan memang harus dibuka agar roda ekonomi tetap berjalan sehingga untuk karyawan dapat bekerja dan mendapatkan penghasilan kembali.

Di luar dari dilema tersebut mungkin kamu harus sedikit tau nih, kira-kira apa saja film yang kemungkinan akan tayang dan bisa dijadikan opsi untuk rekomendasi kamu dengan pasanganmu. Film yang kemungkinan akan tayang adalah :


-          Penisula
-          Unhinged
-          Tenet
-          Mulan
-          Mariposa
-          Miracle in Cell No.7
-          Buya Hamka
-          Kadet 1947
-          Serigala Langit
-          Bucin
-          KKN: Di Desa Penari
-          Ghost Writer 2

Hal tersebut bisa berubah sesuai dengan kebijakan dan keadaan yang ada. Dari sumber yang tertera banyak yang tidak menyebutkan tanggal tetap karena memang tidak ada yang bisa memprediksi kan keadaan kedepan, melihat kasus yang terkena dampak covid setiap harinya selalu meningkat. Harus tetap sabar dan melihat pengumuman resminya nanti, semoga list film yang sudah kamu bicarakan dengan pasangan, sahabat, teman ataupun teman sepecial, dapat terwujud.


Dalam cuitan akun @KawalCOVID19 pada hari saya memposting ini, Indonesia mengumumkan 1.681 kasus baru Covid-19 tgl 12 Juli 2020. Total berjumlah 75.699, kasus aktif berjumlah 36.455 (+691), sembuh 35.638 (+919) dan meninggal dunia berjumlah 3.606 (+71). Untuk orang yang dites 621.087 (+10.994, 15,29% positive rate), sampel 1.061.367 (+22.379), ODP 34.486 (-401) dan PDP 14.515 (+763).


Sumber :

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Kalau kita liat, beberapa negara lain sudah lebih dulu membuka ruang2 publik mereka, Amerika contohnya. Tapi pasti ada koridor2 persyaratan yang akhirnya membuat pengambil keputusan di negara itu "me-reopen" fasilitas publik termasuk tempat hiburan kayak bioskop sih ndu. Tapi muncul pertanyaan nih, apakah penghapusan psbb di Indonesia juga diikuti dengan protokol dan data2 yang mendukung untuk dibukanya kembali ruang2 publik tsb, semoga aja sudah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya cok, kalo diliat dari beberapa contoh masih terlihat labil cok untuk psbb sendiri di Indonesia, di kota ku termasuk salah satunya yang masih membuka dan menutup, tapi kalo diliat dari kebijakan GPBSI dengan meminta kelonggaran waktu untuk mempersiapkan semoga aja bisa sesuai dengan protokol yang ada.

      Hapus

Posting Komentar